Sebagai bentuk persiapan sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat, STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat menyelenggarakan Diklat Teknis Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) bagi mahasiswa Angkatan 2022. Kegiatan yang berlangsung di Aula STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat pada 21 September 2025 ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman teknis mengenai pelaksanaan Kukerta sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
Diklat teknis menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pembekalan mengenai mekanisme pelaksanaan Kukerta, penyusunan program kerja, etika bermasyarakat, teknik observasi lapangan, administrasi pelaporan, hingga strategi membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Pada pelaksanaan Kukerta Tahun 2025, mahasiswa Angkatan 2022 dibagi ke dalam tiga kelompok penempatan, yaitu:
Kelompok I di Desa Suko Awin Jaya, Kabupaten Muaro Jambi.
Kelompok II di Desa Sungai Terap.
Kelompok III di Desa Makmur Jaya.
Pembagian lokasi tersebut diharapkan mampu memperluas kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui berbagai program pendidikan, keagamaan, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masing-masing desa.
Dalam sambutannya, Ketua STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat, Dr. Ahmad Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa Kukerta bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga merupakan sarana pembelajaran yang membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mahasiswa.
Beliau mengajak seluruh peserta untuk menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi penempatan, membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi desa.
"Kukerta adalah wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Jadilah mahasiswa yang mampu memberikan solusi, menginspirasi masyarakat, dan meninggalkan jejak pengabdian yang positif. Kehadiran kalian harus membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk pribadi yang profesional dan berintegritas," ujar Dr. Ahmad Ridwan.

Selain materi teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya kerja sama tim, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, serta penyusunan program kerja yang inovatif dan berkelanjutan. Diharapkan seluruh mahasiswa mampu melaksanakan Kukerta secara profesional serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
Kegiatan Diklat Teknis Kukerta berlangsung dengan antusias. Para mahasiswa mengikuti setiap sesi pembekalan, diskusi, dan simulasi dengan penuh semangat sebagai bekal sebelum melaksanakan pengabdian di desa masing-masing.
Melalui penyelenggaraan Diklat Teknis Kukerta ini, STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.
.jpeg)
