Batang Asam – Dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi para santri, STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat melaksanakan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Pondok Pesantren Nurul Yaqin, yang berlokasi di Jalan Matahari, Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Kamis, 12 Februari 2026.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen STAI Mau'izhah dalam menjangkau lembaga-lembaga pendidikan Islam serta memberikan informasi yang komprehensif kepada para santri mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, Tari Gustini, S.Pd. hadir sebagai Tim Sosialisasi STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat yang menyampaikan berbagai informasi mengenai profil kampus, program studi, sistem pembelajaran, serta peluang pengembangan diri bagi mahasiswa selama menempuh pendidikan di STAI Mau'izhah.
Berbeda dengan sosialisasi yang dilaksanakan di sekolah umum maupun sekolah kejuruan, kegiatan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin lebih menitikberatkan pada pentingnya kesinambungan pendidikan bagi para santri. Para peserta diberikan pemahaman bahwa pendidikan pesantren merupakan fondasi yang sangat kuat dalam membentuk karakter, akhlak, dan pemahaman keislaman, yang selanjutnya dapat diperkuat melalui pendidikan tinggi.
Dalam pemaparannya, Tari Gustini menjelaskan bahwa STAI Mau'izhah memiliki lingkungan akademik yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern. Mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik sesuai program studi, tetapi juga diarahkan menjadi lulusan yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Selain memperkenalkan program studi yang tersedia, peserta juga memperoleh informasi mengenai sistem perkuliahan, kegiatan organisasi kemahasiswaan, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program pembinaan yang mendukung pengembangan kemampuan kepemimpinan dan karakter mahasiswa.
Salah satu materi yang mendapat perhatian dari para santri adalah penjelasan mengenai Program Beasiswa KIP Kuliah Kementerian Agama Republik Indonesia. Informasi mengenai persyaratan, proses pendaftaran, hingga manfaat beasiswa disampaikan secara rinci agar para santri memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusias. Para santri aktif mengajukan pertanyaan mengenai proses penerimaan mahasiswa baru, pilihan program studi, peluang memperoleh beasiswa, hingga prospek lulusan STAI Mau'izhah setelah menyelesaikan pendidikan.
Ketua STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat, Dr. Ahmad Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pesantren merupakan mitra strategis dalam mencetak generasi Muslim yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu bersaing di berbagai bidang kehidupan.
"Santri memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan. Oleh karena itu, kami ingin membuka jalan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang telah mereka pelajari di pesantren. STAI Mau'izhah siap menjadi bagian dari proses tersebut," ungkap beliau.
Pihak Pondok Pesantren Nurul Yaqin menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini dan mengapresiasi perhatian STAI Mau'izhah dalam memberikan motivasi serta wawasan kepada para santri mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, STAI Mau'izhah Tanjung Jabung Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat, khususnya lingkungan pesantren. Diharapkan semakin banyak santri yang terdorong untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan menjadi generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.

.jpeg)
